aku, sepatuku dan kisah yang terinjak

————————————————————————–
kini aku dan sepasang sepatuku telah jauh berjalan, dan kami tak hanya akrab, kupeluk dia dikala malam, ku cumbui bak kekasih, kini kitalah saksi di keberadaan kita dan mereka
—————————————————————————
 
 
 

sttttt kisah ini rahasia…ini cuman antara aku dan sepasang sepatu yang baru saja ku dapat dari pasar loak…ini rahasia…sekali lagi ini rahasia…wah senangnya hari ini, perjalanan sore ini menghasilkan…walaupun hanya mendapat sepasang sepatu merk all star belel berharga 30 000…

kemudian sepatu dan ribuan kisah yang telah lewat tentang peradapan dan kita semua berada di atas nya, di dalam nya berjalan di antara bekas puing puing penuh tangisan…sejuta harapan pernah ada di tanah ini…yang kini aku dan sepasang sepatuku menginjaknya…sebuah luka demokrasi yang perih, yang di sana sayatan gelisah bagai darah keabadian kataku pada sepasang sepatuku, kini globalisasi tak ubah menjadi monster pemangsa, mereka mencari yang terbaik dan di sini kita mencoba yang terbaik…dengan apa…termasuk dengan darah!

mengapa harus berubah jika semua ini membunuh…??
mengapa harus sekolah jika bapakmu bisa mewariskan perusahaan untukmu…dan kau bisa membeli semuanya termasuk nyawa kami…inilah kisah tanah yang kini ku injak dengan sepatuku….

globalisasi itu konspirasi menuju pemusnahan, globalisasi itu akal akalan antek antek kapitalisasi yang ingin mencakar dunia demi profit dan meja judi..globalisasi itu tumbal kemiskinan…tapi kini aku berada di dalamnya..aku juga mereka.. di antara manusia manusia penanam saham demi BMW mereka, wanita dengan U cam see dan short pant yang menunggu di hotel! sampah karbon dan polusi! milliaran dolar dan nuklir, invasi, persetan latar belakangmu..kalian semua pembunuh!!! globalisasi sama saja dengan holocaust dan menghasilkan genosida…ini identitas peradapan

kini aku dan sepasang sepatuku telah jauh berjalan, dan kami tak hanya akrab, kupeluk dia dikala malam, ku cumbui bak kekasih, kini kitalah saksi di keberadaan kita dan mereka.. penuh tangis…bagian yang hilang…,aku dan sepatuku sudah melalui ruang waktu, ruang yang tak terdeskripsi, dunia liberal, kaum komunal,aku dan sepatuku adalah saksi dan mereka adalah peran peran antagonis….aku dan sepatuku….dan kini kami pun terlelap…

(make fat mortishen written at 2008)

Iklan
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

4 Komentar

  1. baru ksampaian ngasi catatan.
    kenal dgan suryo brawal dr ktidak sengajaan, junior yang tampilannya nyeleneh dgan gaya ala2 punk rock, mesikpun wajahnya lebih mirip pongki jikustik ( bnyak yang bilang ) ketimbang vokalis2 punk heee…. yang di sukai dr suryo jiwa seninya tinggi, terbukti dari karya2 yang bisa di bilang lumayannnn drpda lumanyun, buat suryo ttp tampilkan ide2 segarnya… hr ini mgkin hanya d baca segelintir orang yang sebenarnya malas mau ngasi commnt heee… tapi kita ngak tau yang bakal terjadi nanti …..

    Balas
    • cheeeerrrrssss, eka, thank udah masuk, eka ini mantan senior kuliah yang paling renyah diantara senior2 yang lain, meski berasal dari daerah tapi selera musiknya US bangeeet coooyyy, ngakunya sih suka sama punk sama hardcore, cuma gayanya hipmetal, kasual gitulah, hwhwhwhwhw, nice to know you eka, kalau gak salah udah jadi pegawai negeri ye di sanggau, hehehehe

      Balas
      • masa2 kuliah gak bakal d lupa kawan, suatu masa kita hatus mencari jati diri ketimbang mencari pacar, dan akhrnya mnyesal kenapa harus mencari jati diri terlalu lama dan akhrnya masuk kotak para jomlo yang cuma mngobrol sama pot bunga malam minggunya hahahahaa…… senang masih bisa brbagi cerita meskipun jauh di daerah, byangkan kalau crita kita ney kita tulis dn d baca anak cucu kt yah…. ternyata gak jauh beda dgan gnerasi2 brikutnya , ingat nama suryo yang pasti di inggat masa2 nonton siksa kubur…. berrrrrrttttttt meskipun baju yang d pake seringai dn lagu di Mp3 lagu2 boyband yang paling update (miris), hahahahah tapi spnjang malam gak ada bosan slalu ada crita…

      • hihihi, pot bunga, gak la ye, emang kw, aku sih pacarnye leptop, nge date same leptop, ber duaan di warkop ye same leptop, iya bro, jaman siksa kubur maen di tvri same si dayat tu kan, sebenernye masih ade bro foto2nya cuma komputer aku terberangus, masih ada sih hard disknya tapi entah gimana bukanya. oiya terakhir kita sama sama di konser tu pas burgerkill ya, uda lama juga tuh, ke ponti lagi lah ka, entar sama2 kita joging bareng di gor lagi, atau bikin tattoo, di ponti sekarang banyak tattoo studio, katanya kw mau bikin tattoo lambang parpol yang suke kw bangga2kan tu, hahahahahahahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: