unspoken secret – the lettering from silence

“Dan kitapun terus berteman, ya aku menganggapmu teman yang sangat baik, dan aku cukup terkejut terkadang kamu mengomentari penampilanku, cara berpakaianku, wah aku sangat senang sekali tentunya, itu maknanya tak di sangka engkau terkadang juga memperhatikan aku dalam diammu, aku tau, kamu mungkin ingin mengenalku lebih jauh, ya sebagai seorang teman tentunya”

mcft mrtshn 2012

Secangkir susu hangat malam ini mengantarkanku berpetualang di alam imajinasiku yang kosong, di sini, di otakku, di mana ada reaksi kimia yang entah apa namanya, terus muncul dan susu hangat tadi seolah sebagai stimultan yang merangsangnya lebih lebih dalam lagi…lebih dalam lagi ke dalam imajinasi itu………hmm

hmmmm… Aku tentu saja masih ingat bahasa tubuhmu, caramu berpakaian, cara kamu berbicara, lentik jarimu, cara dudukmu, semua itu memang sebuah ungkapan non verbal bagi siapa saja yang berada di dekatmu, tak lupa di balik semua itu yang mendeskipsikan kamu ke sebuah orientasi sensual yang sangat, kamu itu hot, sangat sangat hot, kamu lebih hot dari model panas manapun juga, itu semua menutupi senyummu yang biasa saja, tapi aku tau di balik gayamu yang seduktif itu, kamu juga cerdas, sangat cerdas dan sekali lagi kamu benar benar cerdas dan aku mengetahui itu, karna kecerdasanmu menjadikan kamu itu adalah tumpuan, dan kamu cukup senang dengan hal itu

Pernah mengenalmu di saat yang tak terduga, bukan suatu berkah yang baik, tapi aku cukup senang…. mulanya aku hanya berfikir kamu adalah seseorang yang sama dengan mereka yang ada di tempatmu tumbuh, tetapi di saat yang lain, di sisi yang lain kau mulai memberanikan diri berteman dengan denganku, sosok yang biasa biasa ini. dan seperti biasa aku tak terlalu memperdulikanmu selain berfikir kamu adalah sesuatu yang cukup menarik yang mau berteman denganku

Aku terkadang sengaja tak begitu memperhatikanmu, dan dan terkadang kamu juga sangat tak memperdulikanku, mungkin kita di saat saat itu terlalu sibuk dan asik dengan dunia kita masing masing, terkadang aku sedikit menyempatkan diri memandangmu, memperhatikanmu, walau sejenak….hihihi aku suka dengan raut muka seriusmu, kamu  sedikit cemberut, sisanya kamu suka dengan ekspresi yang datar, aku selalu mengagumi kamu, karna kamu adalah seorang yang sangat cerdas dan pintar…..wah walau sejenak memperhatikanmu rasanya menyenangkan, aku cukup senang walau hanya bisa memperhatikanmu, walau terkadang ingin sekali aku memanggilmu, mengajakmu berbincang bincang, tapi mungkin kamu terlalu asik dengan duniamu, yaah, aku hanya bisa memandangmu dengan sekilas,

Dan kitapun terus berteman, ya aku menganggapmu teman yang sangat baik, dan aku cukup terkejut terkadang kamu mengomentari penampilanku, cara berpakaianku, wah aku sangat senang sekali tentunya, itu maknanya tak di sangka engkau terkadang juga memperhatikan aku dalam diammu, aku tau, kamu mungkin ingin mengenalku lebih jauh, ya sebagai seorang teman tentunya. Aku suka sekali ketika aku mendengarmu mengeluarkan statement2 yang konyol tentang aku, tapi bagi aku tidaklah tersinggung mendegarnya, malah aku cukup senang, itu maknanya kamu adalah seseorang yang asik di ajak bercanda, dan tentunya kita semakin akrab.

Tapi aku kesal, ketika aku sudah cukup mengumpulkan keberanianmu untuk sekedar menegurmu, memulai pembicaraan, atau bercanda denganmu kamu justru sangat asik dengan kesibukanmu, duniamu. Harusnya kamu tau mengumpulkan keberanian itu sulit bagiku, dan aku sangat kecewa….kecewa sekali, beruntung teman temanku dapat mengalihkan itu, melupakanmu sejenak, dengan tidak melihatmu, setidaknya mengurangi kekesalanku, dan ingin sekali aku bergumam….kamu menyebalkan…

Tapi kamu memang selalu muncul di dalam kondisi yang tak terduga, aku masih ingat hangat sentuhan kecilmu di pundakku, berkali kali, kamu berkali kali mengulangi itu, entah kamu tersadar atau tidak, sentuhan itu sangat hangat, benar benar hangat, sehangat silaunya sore hari di temani secangkir the manis. Aku cukup senang karena kamu sering datang di saat tepat yang tak terduga, di kala aku lelah, di kala aku terbalut emosi dan sedikit frustasi, sentuhan sentuhan kecil itu bagaikan antibiotik yang meredakan sakit kepala yang berat, kamu transformasikan energi, entah itu energi sejenis apa yang mereduksi bagaikan senyawa akut yang meredakan setiap beban di hatiku, dan mengikisnya perlahan, aku tau kamu punya formula untukku dan di setiap saat saat aku rapuh, dan sambil meredakan lelahku, kamu juga sering menyisipkanya dengan memberiku semangat dan agar percaya bahwa aku ini sebenarnya seseorang yang kuat, dan aku cukup terharu setidaknya kamu memperhatikan aku sangat walau sejenak

Sekali lagi sentuhan itu, kata kata penyemangat itu benar benar bekerja maha dashatnya karena aku benar benar terkontaminasi denga lembutnya sentuhanmu dan kata kata penyemangatnmu yang membakar bagai batu bara dalam kereta uap yang sanggup mengarungi pegunungan yang terjal

Di sini aku tidak lagi berpikir kamu itu bukan hanya sesuatu yang menarik, tetapi menakjubkan, mengagumkan, kamu itu sesuatu yang luar biasa, ingin sekali rasanya aku mengajakmu tak lebih sekedar minum teh bersama, atau apalah, aku ingin sekali berbincang bincang dengan mu, membelai rambutmu itu, mencubit pipimu yang menggemaskan, memuaskan rasa manjamu, bercanda denganmu, memotretmu…ah..

Tapi entahlah, sampai suatu saat kita harus di pisahkan oleh sang waktu, di mna mungkin untuk beberapa saat atau entah sampai kapan kita tidak akan berjumpa, mungkin itu sangat lama, aku tidak pernah tau, hmmmm….sunggu di sini aku berfikir bahwa mengenalmu di saat yang sangat sejenak ini sungguh sesuatu yang menyebalkan, kenapa juga aku harus kenal kamu, ataukah kita memang cukup di takdirkan berteman dalam waktu yang sesaat, atau memang kita hanya di jadikan figurant bagi kehidupan kita masing – masing, atau apa…ah entah, dan aku masih sangat berharap aku masih bisa bertemu denganmu, walau di saat itu kamu sudah lupa denganku…

Silence is still hurt, but silence will depict million reason to tell that I like you very much, and I still watching you even you never know it
 
Mcftmrtshn 2012 rocking secret

================================================================

Iklan
Tinggalkan komentar

18 Komentar

  1. pemakaian bahasa yang sunguh indah untuk dibaca.
    subhan Allah gan!

    Balas
  2. Wah, kok saya merasa ini kata hati saya ya: aku masih sangat berharap aku masih bisa bertemu denganmu, walau di saat itu kamu sudah lupa denganku…

    # I do wish meet s’one even he’ll not aware about me around him at the moment.

    Balas
    • iya nih, mungkin ini juga problematika yang umum mbak, semua mungkin pernah merasa begitu, kita tuh kadang “merasa sesuatu itu sangat berharga justru saat kita sudah pergi jauh dari hal itu…..” hmmmmmm

      Balas
  3. Aduh, lagi dikantor, mampir ke blog mu, baca post ini jadi galau… Untung lagi hujan.. Hhahahaha… Like this one, bro.. 😉

    Balas
    • hahaha, wah jangan ikutan galau dong…. mungkin aja saya bisa minta ilmunya…hehehe, thank for visit mbak…, aku suka baca kok tulisan mbak..

      Balas
  4. bicara tentang cinta smuanya pasti punya cerita bro, bagi aq cinta itu Ketika logika tidak mampu mengerti dengan apa yg terjadi…..!! tuangkan lagi kopinya kawan heee…..

    Balas
    • hahaha, seumur hidup kenal dengan eka, baru kali ini dia mau ngikut berbicara tentang “cinta”, mungkin absurd tapi nyata, cuma bener nih katanya Ketika logika tidak mampu mengerti dengan apa yg terjadi…..!!”, yah namanya juga tulisan, dan tulisan bisa menggambarkan perasaan, yup aku buatkan kopinya dan kamu siapkan playlistnya ya, mari kita berdansa lagi seperti dulu…keep move!

      Balas
  5. is she for real? If yes, send her this letter, and she’ll melt to you anyway..

    Nice posting, nice blog. 🙂

    Balas
    • that the reason why this post i put it on the main page, even i know her so much, her dont know about blogging at all, hopefully…. i wrtite it because maybe every people have same problem, and whatever that you people, when you have same problem, youre never walk alone, so call this “episode of life”, thank for visiting

      Balas
  6. 'Ne

     /  September 13, 2012

    kadang yang sejenak itu yang meninggalkan jejak terdalam di dalam hati kita..
    *jadi ingat film serendipity 🙂

    Balas
  7. jadi membayangkan toko “kamu” itu adalah aku 😀
    tulisanmu ini keren

    Balas
    • lunaticmonster

       /  Oktober 14, 2012

      wah thanks, btw tokoh “kamu” di situ itu tuh cewek loh bro..? masak situ mau jadi cewek…hehe

      Balas
  8. ckckck…dua jempoll..keren…lanjutkannn hehe

    Balas
  9. sip sip makasih, have nice day

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: