ketika detik berlalu – estimasi tangis tanpa air mata (2009)

yah ini hanya sebuah coret coret gak penting di saat menanti redanya hujan malam ini di sebuah warung kopi di kota pontianak, di temani teh hangat dan teman yang sedang asik dengan game pokernya, hanya penjabaran skeptis dari sebuah foto yang dulu pernah saya buat ini….
 
 

Hidup ini tak lebih dari perjalanan waktu yang beriringan, sebuah episode yang hadir dengan ribuan kisah, kita di takdirkan mejadi seorang aktor dalam hidup kita sendiri, kita pernah punya episode penuh tawa dan kita terlarut di dalamnya, tetapi kelak kita juga ada di dalam episode dengan air mata yang membasahi raut muka kita yang kecewa, dan detik pun terus berlalu, merekam semua kebodohan kita, hingga akhirnya kita tersudut diam terbaring lemah dan menyesal, berharap jika episode kemarin dapat terulang, atau merubah waktu di mana berharap kita tidaklah pernah bertemu sebelumnya

———————————————————-
aku terbangun seolah hidup ini adalah mimpi buruk – kalaupun aku bisa membayar, tetapi setiap detik takkan kembali,
———————————————————-

Kalaupun bisa membayar, akankah detik demi detik dapat kembali, lalu apa yang di sebut bahagia, dan apa deskripsi soal derita, hanyakah kita mengenal penyesalan, sebelum kita bercumbu mesra dengan keabadian, dan detik pun terus berlalu, menertawai kebahagiaan kita dan acuh tak acuh dengan air mata di pipi kita, harusnya kita sadar, ketika kita bahagia harusnya kita menangis dan tertawa ketika bersimpuh berlumuran luka, dan kalaupun kita bisa menghentikan waktu, lebih baik waktu terhenti agar detik demi detik tidak memberatkan langkah kita…..karena aku sudah terlanjur terbaring dalam penyesalan…

Photo me / mcfat mortishen thank you for eko daulay Tool canon digital pocket (powershoot), photoshop cs2 Year 2009 / see original version here
 
=========================================================

 

 
 
Iklan
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: