dan bintang pun enggan bersinar

my deviantart folder (50)

mortishen.deviantart.com

you cant find the sunshine in the dark of  night, you    can turn on the neon light, but it only shinning your room, take a candle, if you want some little shine 

if you have no it all,  the stars will be shine for you… “

********

WordPress dan sebuah laptop beserta modemnya kini menjadi satu satunya teman baik, bagi saya, di mana benda inilah yang satu satunya mengerti saya dan selalu menyuguhkan apa yang saya mau, walau laptop ini sudah relatif tua, sebuah laptop buatan korea, di beli sekitar tahun 2006, dengan kondisi yang sangat tidak baik, hard disk yang penuh, virus yang tak hilang2 walaupun telah di reinstal, koneksi jelek, …hah, setidaknya saya masih punya sahabat, terkadang di samping laptop ini duduk manis secangkir susu coklat hangat, yang bisa menenangkan urat syaraf yang sedang tegang karena kebingungan

Tak banyak yang bisa mendengarkan seberapa banyak kita harus mencurahkan pendapat kita yang berputar – putar di kepala, kita terkadang bisa berbincang – bincang dengan diri kita sendiri di sini, sepasang alter ego yang yang kontradiktif, menangisi dunia, dan mencaci maki hal yang tidak kita senangi, dan keyboard dari laptop ini mungkin telah bosan mendengar kita yang selalu mengeluh dan bermimpi,.

Entah kenapa, sebagian manusia dewasa berfikir bahwa kita tidaklah lagi hidup di tengah dunia yang berwarna warni, kita terus saja membawa beban penat dan segala macam problematika kita untuk terus mengutuki kehidupan, dan menyisakan ruang kosong di otak kita buat bersyukur, itu pun kalau ada……., mereka enggan menyibak tirai buntu yang semakin hari semakin kelam, dan saya dengan problematika saya serasa banget hidup ini semakin gelap dari hari ke hari

Terkadang kita berkicau tentang ketidak adilan dunia, ketidak ramahan lingkungan, kemajemukan yang meluntur, dan saya juga salah satu subjek yang selalu berkeluh kesah tentang dunia ini yang tak ada adil – adilnya sekali, mungkin yang lain juga sama, mikirnya sih harusnya begini…tetapi kenapa jadinya begitu, dan begini dan kenapa selalu begitu

Sebagian dari mereka yang saya lihat adalah “tukang pamer”, masih saja ada yang seperti iti, pamer apa saja, pamer cowok yang anak orang kaya, pamer pekerjaanya di jejaring sosial, memejeng pose di tepan tempat kerjaanya, pamer pola hidup hedonis mereka, pamer hasil karya-karya mereka yang pas pasan, pamer ideologi yang tidak semestinya,  dan pamer – pamer yang lain, dan ini memuakkan, jelas – jelas semua itu ada di depan mataku, di screen ini, di laptop ini, mereka semua sama, hidup dalam area abu-abu, sama sekali tidak menunjukan warna yang yang menginspirasi bagi saya

Malam semakin larut, berbaring sejenak, seruputan terakhir susu coklat yang sudah mulai dingin, sebuah playlist lawas miliknya fooster the people – pumped all kicks, bernyanyi nyanyi dalam gelamnya malam, di kamarku, etnikal banget track ini, malam semakin larut, tanpa bintang, tanpa warna, entah mungkin sang bintang pun enggan memberikan indahnya kelip cahaya bagi saya malam ini, sudah cukuplah wordpress jadi teman di kala gelap gulita.

Iklan
Tinggalkan komentar

5 Komentar

  1. alter ego….sepertinya aku juga sering mengalami ini, bicara pada diri sendiri…jadi penasaran aku apa sebab nya alter ego itu…

    Balas
    • ya terkadang gitu, terkadang gak gitu-gitu amat, cuma bawaan stress aja sih

      Balas
      • iya betul mas, bawaan stress yah…dan kayaknya harus dihentikan mungkin kalau tidak mungkin dampaknya parah atau gimana menurut mas?

  2. Teman baikku saat ini adalah… blog juga. Tempat aku berbagi semuanya. Dan dengan keadaan yang sekarang cukup disibukkan karena pekerjaan, aku seringkali merindukan teman baikku itu. Untuk bercengkerama, bercerita, mengobrol. Ah… 😦

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: