sedikit review, so long astoria (the ataris)

Sebenarnya saya cukup punya banyak waktu luang untuk bermain-main dengan laptop dan microsoft word, dan kalau saya menyempatkan diri untuk menulis, saya ingin mereview salah satu album terbaik yang pernah saya denger, sebenarnya sudah lama ingin mereviewnya hanya saja rasa malas melebihi berat barbel yang biasa saya angkat di pusat kebugaran tongkrongan saya. Dan akhirnya rasa malas itu harus saya lawan.

——————————————————————————————————————————————————-

front41Bagi pendengar pop punk alternatif atau lebih sering banyak di senggol dengan istilah skate rock, mungkin sudah banyak yang mengetahui album band yang satu ini, the ataris memang pernah punya album yang sangat bagus untuk di review, sebelumnya band ini lebih cenderung memainkan 90`s punk rock seperti halnya blink 182 atau the offspring, tetapi pengaruh “emo” yang masuk di tahun 2000an banyak mempengaruhi musik band yang sebelumnya merilis album lewat label indie kung fu record ini

So long astoria adalah sebuah masterpiece dari the ataris, di rilis sudah cukup lama pada 19 agustus 2002 oleh Ocean Studios, Burbank, California. Yang menjadi salah satu album terbaik yang pernah saya dengar, entah bagaimana caranya mereka membuat semua lagu dalam album ini menjadi sarat makna, dan tak ada lagu di album ini yang kualitasnya asal-asalan

Ada 13 track dalam so long astoria dan semua lagu dalam album ini menurut saya semuanya adalah lagu andalan, walau pertama kali yang mungkin menarik kita adalah recover track the boys of summer, track ini di cover dengan begitu atraktif, seolah olah memang lagu ini ciptaan the ataris itu sendiri, selanjutnya ada in this diary, berbicara tentang sebuah lagu, saya sepakat jika lagu yang bagus itu bisa di bawakan dalam 2 versi, yaitu versi asli (ordinary track) lalu versi akustik, dan Kris Roe membuktikan itu, in this diary memang muncul dengan full musik di album ini, tetapi track itu juga sama kerennya ketika di bawakan dalam versi akustik.

Hampir semua track dalam so long astoria punya lirik yang bagus dan menarik di simak, my reply, unoppened letter to the world, the hero dies in this one, dan lain lain di arransemen secara jenius, mengapa jenius.? Karena mereka bisa membuat irama pop punk menjadi sebuah setelan menarik yang akrab dengan telinga, mereka berhasil membuat genre yang di identikkan dengan beat yang cepat dan distorsi yang dinamis menjadi sebuah karya melankolik yang punya kekuatan di setiap lirik-lirik yang di tulisnya menjadi sebuah album yang sarat makna.

Dan tak lupa di setiap album band yang punya musik dengan ritme yang relatif cepat selalu menyertakan satu atau beberapa buah track yang punya ritme lebih lambat, fungsinya bisa jadi untuk di jual atapun setidaknya menjadi track yang sifatnya “calming down” diantara track lain yang iramanya lebih cepat, so di album ini punya satu lagu bagus, kalau di simak selain maknanya yang bagus, the saddest song cocok di dengar sambil tiduran di siang yang panas.

Saya bisa memberikan 5 jempol untuk keberhasilan the ataris memproduksi so long astoria dengan track-track bagusnya yang walau sudah lewat masa dan waktunya, track-track dalam album ini masih bisa cocok di putar di masa sekarang, dan sampai kapanpun. Keberhasilan dalam mengkombinasikan punk pop-rock dengan aroma emo yang saat itu sedang muncul sebagai genre dan kultur baru dalam skena indie di amerika.

Sayangnya inilah album terakhir mereka yang sangat tendensius, di karya-karya mereka selanjutnya saya tidak punya penilaian apapun, karena banyak band-band yang dulunya memulai orbitnya dengan kultur dan musik punk rock mulai berubah sedikit demi sedikit, lalu seiring perubahan jaman dan selera musik dan perubahan selera pasar, pergantian personel banyak merubah corak musik the ataris di karya-karya mereka selanjutnya.

 

Iklan
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: