youre the lost pieces, Ron!

Ron_Welty

entah apa yang ada dalam benak Ron Welty, drummer asli dari the offspring  setelah 16 tahun bersama dalam sebuah band yang telah mencetak banyak karya-karya keren dan legendaris lalu memutuskan berpisah dengan rekan seperjuangan. Tentu perginya sang drummer dari band bukan sesuatu yang di inginkan Dexter Holland dan kawan-kawan maupun para fans.

Selepas perginya Ron, memang the Offspring terlihat berusaha keras untuk mempertahankan karakter musiknya yang sudah menjadi brand image dari band asal orange county ini. beberapa pergantian drummer di rasa kurang punya nyawa untuk mengisi posisi kosong yang di tinggalkan Ron. Berjejer nama seperti Josh Freese yang ikut mengisi hampir semua track dalam album Splinter,  namun sayang Josh tidak di masukan dalam line-up band tetapi hanya sebagai additional drum player

Josh Freese memang mengisi hampir semua track dalam album dan single dari the offspring,  tetapi dalam performance langsung band menggunakan jasa Atom Willard, termasuk performance dalam penampilan perdana band dalam vans warped tour 2005 kemudian Atom Willard memilih untuk untuk Angel and Airwaves dan Against Me!

Pilihan band jatuh pada Pete Parada, yang mengisi line up drummer selama the offspring melakukan tour. Dan Resmi tercantum dalam line up yang di tulis pada cover album sebagai personel resmi band pada album Days goes by, Pete Parada yang dulunya bermain untuk band Saves the Day tercatat bergabung dengan band pada tahun 2007, walaupun Pete sudah mengisi kekosongan drummer secara resmi, sesi drum studio dalam rekaman hampir semua track dalam Rise and Fall, Rage and Grace (2008), dan days goes by (2010) masih di isi oleh Josh Freese

kembali ke Ron Welty, Ron  memang bukan seorang drummer yang bagus atau punya kelebihan skill, tapi kehadiran Ron dalam the offspring menjadi sebuah bagian utuh yang tidak dapat di pisahkan untuk mempertegas karakter band, Ron punya kelebihan stamina yang bagus untuk mengisi track-track the offspring yang punya musik cepat baik saat rekaman ataupun ketika mereka sedang melakukan performance langsung

Bergabung dengan menggantikan personel lama James Lilja, band ini seolah menemukan nyawa dengan bergabungnya Ron welty pada tahun 1987 dan sama seperti band punkrock yang lain, saat itu the offspring hanya bermain secara kolektif dengan band-band punk lain seperti NOFX atau Social Distortion dari gigs ke gigs independent, hingga the offspring merilis album perdana pada 1989

Sepanjang perjalanan Ron Welty bersama band, the offspring melahirkan beberapa album keren yang menurut saya merupakan album – album terbaik dari semua album yang pernah di rilis oleh the offspring, baik single, live version maupun album biasa, antara lain smash (1994), ixnay on the hombre (1997), americana (1998), conspiracy of one (2000), dan Bagi pendengar akut, 3 album terakhir merupakan sebuah masterpiece dari the offspring

Ron Welty mengisi semua track dalam album tanpa aditional dengan karakteristik permainan drum yang cepat khas beat punk kebanyakan dan tentu tidak tertinggal nuansa hardcorenya menghidupkan seluruh sensasi bagi penggemar band ini, dan line up inlah yang menjadi line up terbaik dari the offspring, bagi penggila band ini sedari album-album terdahulu memang mengakui bahwa the offspring itu adalah Dexter Holland, Noodle, Greg Kriesel dan tentunya Ron Welty dan itu sudah ideal,dan berbeda dengan band punk tahun 90an yang semakin lama mulai kehilangan karakternya ketika para label perlahan menjual ketenaran, tidak dengan the offspring yang masih memainkan musik dengan genre yang sangat tidak berubah, selama mereka masih dalam satu band.

Ron Welty meninggalkan band di saat mereka sedang pada puncaknya, di saat mereka di kenal dunia sebagai punk rockstar besar, dan memilih bergabung dengan band alternatif steady ground , ini band musiknya sangat berbeda jauh dengan the offspring, dan saya mencoba memahami apa yang ada di benak Ron Welty yang mungkin merasa lelah menjadi penggebuk drum dengan irama yang sangat cepat, di saat usia nya semakin bertambah.

Bukanya tidak menghargai karya-karya dalam album the offspring sesudah masterpiece terakhir mereka conspiracy of one, tapi rasanya ada yang kurang ketika posisi drumer band di isi oleh  seseorang yang lain, mungkin karakteristik band bisa di paksakan untuk sama tetapi tidak untuk nyawa sebuah band yang sudah di bentuk selama bertahun-tahun lamanya.

Di rilisnya splinter,(2003) memang membuktikan the offspring tidak berpengaruh dengan kepergian drumer utamanya yang baik secara genre dan tempo track-track dalam album ini hampir sama seperti pada saat ron welty masih mengisi drum, tetapi perlahan the offspring seolah kehilangan karakteristik utamanya yang membawakan musik punk rock skate 90an mulai terkelupas perlahan.

Memang pada beberapa track dalam masing-masing album band ini masih membawakan tensi yang sama, tetapi bagaimanapun bagi kita penggemar album terbaik the offspring itu sudah berhenti pada saat di rilisnya conspriracy of one pada tahun 2000 tepat setahun sebelumnya mereka tampil dalam woodstock terakhir pada 1999 yang pada saat itu mereka banyak membawakan track-track dalam album americana yang rilis dua tahun sebelumnya.

The offspring merilis days goes by di tahun 2012, tapi abum ini seolah tak berarti apapun bagi fans, memang secara kualitas track-track dalam abum ini tidak terlalu buruk, atau menghilangkan karakteristik band secara menyeluruh, tetapi ketidakhadiran drummer yang menjadi nyawa band selama 16 tahun ini un sangat terasa hambar, sangat hambar di album ini pete parada hanya mengisi berapa track penyelamat. Mengapa peyelamat..? karea ciri khas the offspring hanya ada di 2 lagu terakhir ini, dividing by zero dan slim picken does the right thing and drive the bomb to hell selain 2 track ini rasanya agak malas menyebut band ini dengan nama “the offspring

Iklan
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: